ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT
I . PENGERTIAN
Salah satu metode kontrasepsi yang berbentuk batang, berisi hormon levonorgestrel yaitu suatu darifat hormon progresteron sintetis yang disajikan dalam bentuk kristal kering dan dipasang dibawah kulit.
II. MACAM A K B K
1. Norplant 6, jangka waktu 5 tahun terdiri dari 6 batang, panjang 34 mm, diameter 2,4 mm, tiap batang mengandung 36 mg levonorgestrel.
2. Impanon, jangka waktu 3 tahun terdiri dari 1 batang, panjang 40 mm, diameter 2 mm, mengandung 68 mg etonogestrel
3. Indoplant, jangka waktu 3 tahun terdiri dari 2 batang, panjang 4,4 cm, diameter 2,4 mm, tiap batang mengandung 75 levonorgestrel
4. Sino Implant jangka waktu 4 tahun terdiri dari 2 batang, panjang 4,4 cm, diameter 2,4 mm, tiap batang mengandung 75 levonorgestrel
KAPSUL PEMBUNGKUS
Terdiri dari Poli Dimetisiloksane Silastik
III. MEKANISME KERJA
1. Membuat lendir servix menjadi kental, untuk mencegah penetrasi sperma
2. Menghambat ovulasi sekitar 50% dari siklus haid
3. Menekan pertumbuhan endometrium/ hipoplasi
4. Mengurangi produksi progesteron alami dari ovarium selama fase paska ovulasi (luteal) dalam siklus tersebut dimana terjadi ovulasi
IV. FARMAKOKINETIK
Kadar levonorgestrel dalam darah yang cukup untuk menghambat konsepsi dicapai dalam waktu 8 sampai 24 jam setelah dipasang Implan dan efektifitasnya bertahan sesusai dengan macam yang digunakan, tiap batangnya melepaskan zat aktifnya dalam kadar kurang lebih 14,1 meg/hari selama beberapa minggu pertama, kemudian menurun menjadi kurang lebih 8,3 meg/hari menjelang 9 bulan dan menjadi 5,8 meg/hari secara mantap.
V. INDIKASI
Merupakan metode kontrasepsi yang sesuai bagi wanita dengan kriteria sebagai berikut:
1. Wanita yang mengalami kesulitan untuk mempergunakan kontrasepsi barrier / merasa kurang disiplin untuk minum pil setiap hari
2. Menghendaki penjarangan kehamilan jangka panjang (2 Tahun / lebih) atau telah mempunyai cukup anak sesuai keinginan, tetapi belum siap ikut program sterilisasi
3. Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi
4. Memilih untuk tidak memakai kontrasepsi yang mengandung estrogen
5. Menginginkan metode kontrasepsi hormonal akan tetapi tidak dapat memakai pil kombinasi karena alasan :
- Perokok aktif dan berusia lebih dari 35 tahun
- Mempunyai riwayat klinis timbulnya bekuan darah intravaskular
- Mengidap hipertensi
VI. EFEK SAMPING
1. Perubahan perdarahan haid (aninorrhoe, spoting, masa haid memanjang)
2. Sakit kepala (1,9%)
3. BB meningkat (1,7%)
4. Cemas (1,1%)
5. Depresi (0,9%)
6. Lain-lain (mual, perubahan selera makan, payudara lembek bertambahnya rambut dibadan/muka, jerawat) (1,8%)
VII. KEUNTUNGAN & KERUGIAN
KEUNTUNGAN
1. Daya guna tinggi
2. Pengembalian tingkat kesuburan cepat setelah pencabutan
3. Perlindungan jangka panjang (3,4, dan 5 tahun)
4. Tidak membutuhkan pemeriksaan dalam
5. Tidak mengandung zat aktif yang bersiko (bebas estrogen)
6. Tidak mengganggu kegiatan senggama
7. Cara penggunanya mudah
8. Bersifat efektif dan tidak merepotkan klien
9. Ekonomis
10. Dapat dicabut setiap saat sesuai kebutuhan
KERUGIAN
1. Tidak memberikan proteksi penyakit menular seksual (HIV/AIDS)
2. Membutuhkan tindak pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan
3. Akseptor tidak bisa menghentikan sendiri pemakaian kontrasepsi
4. Dalat mempengaruhi penurunan / kanaikan BB
5. Memiliki semua resiko seperti layaknya bedah minor (infeksi, hematoma dan pendarahan)
6. Secara kosmetik susuk dapat terlihat dari luar
7. Pada kebanyakan klien dapat menyebabkan terjadinya perubahan pola haid
8. Kemungkinan timbulnya keluhan seperti yang tertera pada efek samping.
VIII. KONTRA INDIKASI
1. Hamil (diketahui diduga hamil)
2. Pendarahan pervaginam yang tidak diketahui penyebabnya
3. Sakit kuning
4. Tumor hati (jinak atau ganas)
5. Kanker payudara (sedang menderita/pernah menderita tapi saat ini tidak ada tanda-tanda dari penyakitnya)
6. Memekai obat-obatan untuk epilepsi / TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar